June 6th, 2009 in Akademik, General, Info | 5 Comments »
Hai temen-temen GEA… wah udah menjelang libur smester genap nih… Malah mungkin sebagian GEA-GEA sudah ada yang pulang ke “kota” halamannya masing-masing yah…? Libur smester ini kalau dihitung-hitung sampai 2,5 (baca: “dua setengah”) bulan lho.. Wah,, waktu yang panjang ya.. Tapi dengan waktu yang begitu panjang kalau ga ada kerjaan bisa bikin BT juga tuh…
Nah, gimana kalau mengisi waktu liburan ini buat bikin PAPER… Mmm, pasti seru kan? Mumpung ada waktu dan kesempatan bisa langsung turun ke lapangannya.. Selain itu juga kesempatan barangkali ada fenomena-fenomene geologi di daerah kalian yang unik dan bagus untuk diangkat menjadi sebuah penelitian… Jadi, kalau ada lomba nanti kita gak usah repot-repot ngejar deadline. Tinggal kirim aja paper kita yang udah jadi…
Saya ingin sedikit berbagi walau sebenarnya saya juga belum memiliki banyak pengalaman nulis paper…
Pada dasarnya dalam penulisan paper ilmiah, ada sebuah format penulisan yang mencakup hal-hal berikut :
Judul
Nama Penulis
Alamat/ Institusi
- – - – - – - – - – - – - – - -
Abstrak
Kata kunci
- – - – - – - – - – - – - – - -
Pendahuluan
- – - – - – - – - – - – - – - -
Metodologi Penulisan
- – - – - – - – - – - – - – - -
Hasil Penelitian
- – - – - – - – - – - – - – - -
Pembahasan dan Diskusi
- – - – - – - – - – - – - – - -
Kesimpulan dan Saran
- – - – - – - – - – - – - – - -
Ucapan Terimakasih
- – - – - – - – - – - – - – - – -
Daftar Pustaka
- – - – - – - – - – - – - – - – -
Read more »
May 27th, 2009 in General, Info | 7 Comments »
Publikasi dari Survei THES (Times Higher Education Supplement) Asia tentang peringkat terbaik universitas Asia menyita perhatian banyak orang, terutama dari kalangan akademisi Indonesia. Secara umum, UI (Universitas Indonesia) berhasil masuk ke peringkat 50 besar Asia, kemudian UGM berada di peringkat 63, dan ITB di peringkat 80. Kampus Indonesia lain yang mendapat apresiasi dari THES Asia adalah Universitas Brawijaya, Institut Pertanian Bogor, dan Universitas Diponegoro.
ITB kalah dengan dua kampus besar lain di Indonesia. Dua kampus tersebut berbenah hebat beberapa akhir tahun ini. Inilah pembenahan dari UI (kutipan dari Jakarta Post): UI rector Gumilar Rusmiwa Sumantri said earlier that UI’s constant improvement was due to internal reforms such as efficient financial management, greater efforts to produce international journals and promoting the university as a destination for study to international students. Similar measures have likewise been adopted by the ITB, whose rector Djoko Santoso said it had been enjoying an increasing number of foreign students in the past few years. (Lihat lanjut). Lain halnya dengan UGM, UGM berbenah untuk mengubah kurikulum. Dana untuk infrasturktur dialihkan untuk revisi kurikulum (Lihat Lanjut).
Kalau ITB gimana ya?
Walau ITB kalah di peringkat secara umum, ITB mendapatkan peringkat 21 di bidang Engineering & IT sementara UI dan UGM berada diperingkat 44 dan 51. ITB juga berhasil mendapatkan peringkat 27 untuk Natural Science. ITB unggul di dua bidang di atas. Sisa kategori adalah Arts & Humanities, Life Science & Biomedicine, dan Social Science.
Kampus-kampus yang berasal dari negara Jepang dan Korea mendominasi 200 kampus terbaik versi THES Asia. Aspek-aspek yang dinilai dari THES Asia ini adalah, kualitas penelitian (academic peer review), rasio staf pengajar dan mahasiswanya (student faculty ratio), Citations per paper, papers per faculty,
recruiter review, international faculty review, international students review and student exchanges inbound and outbound. Rangking keseluruhan dapat dilihat di sini.
Ternyata bikin paper bisa bikin nama kampus baik, kalau paper kita dirujuk (citation) oleh ilmuwan lain…
So, bagaimana putra-putri terbaik bangsa? Kampus kalian masih nomor 3 di bangsa ini ternyata. Malu? Tidak harus. Berprestasi? Wajib! Agar banyak karya yang dihasilkan ITB, banyak pula yang mengadaptasi karya kita. GEA wati/wan inilah kesempatan kita membuat ITB berhutang budi ke kita. Mari buat karya yang bermanfaat dunia ilmiah.
1… 2… 3… GEA! Salam!
May 9th, 2009 in General, Info | 1 Comment »
Bayer Young Environmental Envoy, Indonesia
Be a Bayer Young Environmental Envoy
If you are an Indonesian citizen, between 18 to 24 years old, single, and presently enrolled in a college/university, and with a passion for the environment, take up the challenge to become a Bayer Young Environmental Envoy! Deserving
students from all over Indonesia will be selected to be Bayer Young Environmental Envoys (BYEE) and will participate in a live-in Eco-camp that is held in a local venue. The top four envoys will join youth delegates from 16 other countries around the world on a weeklong all-expense paid trip to Germany on November 8 – 13, 2009.
Eligibility for Entry
Indonesian citizen, College/University student enrolled in any institution as of April 1, 2009 (students graduating in April 2009 are eligible to join)
18 to 24 years old by September 1, 2009
Actively involved in environmental activities or projects
Willing to travel overseas
Should be able to work well within a group
Good oral and written English communications skills
Write your individual proposal, therefore, for a simple environmental project in your community or school which demonstrates that environmental protection and economic growth can go hand in hand.
Read more »
May 6th, 2009 in General | 9 Comments »
Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!