•  
  •  
  •  

Archive for the ‘General’ Category

Malam Jaket Kuning “Yellow In The Dark”

Jumat, 08 Januari 2010. Malam Jaket Kuning “Yellow In The Dark” adalah sebuah malam dimana seluruh GEA berkumpul dalam suatu acara untuk saling mengenal lebih jauh, terutama dengan para GEBOT yang baru saja memasuki dunia GEA.
Persiapan telah dilakukan pada hari-hari sebelumnya, dan ketika hari H pun beberapa GEBOT telah datang dari pagi. Hanya saja di tengah siang yang berawan, ada beberapa GEBOT yang harus mengikuti ujian remedial, tetapi persiapan dapat dilakukan setelahnya. Sore, sekitar pukul 16.00, Kantin Tambang, tempat acara dilaksanakan telah ditutup dan para GEBOT mulai persiapan dibantu dengan GEA lainnya. Pemasangan kain, pemasangan tulisan “welcome”, pemasangan sound, pemasangan fly sheet, pemasangan baligo, merapihkan konsumsi, memasukkan gerobak, dilakukan sebelum acara dimulai.

maljak1

Sekitar pukul 18.30, GEA mulai berdatangan memasuki daerah Kantin Tambang (a.k.a Kantam), disambut dengan barikade kecil-kecilan dari GEBOT dan disambut dengan kain hitam panjang dan sebuah spidol berwarna emas untuk menuliskan pesan atau kesan serta tandatangan dan nama sebagai list GEA yang datang. Setelah banyak yang datang, acara dimulai dengan pembukaan oleh MC (Brian dan Arina). Dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ketua Himpunan HMTG-GEA ITB yaitu Zulfijar a.k.a Joebot, diikuti sambutan dari Ketua Acara Malam Jaket Kuning “Yellow In The Dark”, Glen Ricky a.k.a Nabu. Setelah kata sambutan, Anugrah Pradana (a.k.a Mbe a.k.a Danang), Lutfi Nugrahadin (a.k.a Coki), M. Imam Ihsan (a.k.a Ican), dan Boni memberikan persembahan dari GEBOT dengan sebuah lagu yang mereka ciptakan sendiri.
Masuklah ke acara inti dari Malam Jakun ini, perkenalan para GEBOT sekaligus mencari Jakun mereka masing-masing. Diberikan waktu sekitar 3 jam untuk menyebar, berkenalan, dan mencari Jakun mereka. Mulailah para GEBOT menyebar dan berkenalan satu sama lain dengan GEA lain. Beberapa ada yang langsung mendapat sasaran, yang lain ada yang bingung mau kemana, ada juga yang malu-malu tapi mau (???). Setelah itu, GEBOT langsung meminta berkenalan kepada GEA lain yang sudah lebih dulu berada di GEA. Beberapa dari mereka diberi tugas sebelum boleh menanyakan nomor Jakun yang ada pada GEA lain. Ada yang disuruh mengambil makanan, ada yang sharing-sharing, ada yang disuruh push up, dan masih banyak lagi. Setelah melakukan tugasnya, biasanya GEBOT diberi pilihan angka terakhir atau kedua terakhir dari NIM pada Jakun. Jika bukan, maka GEBOT akan mencari GEA lain. Lumayan sih, sekalian kenalan dan TP2 (???). Setelah hampir 3 jam berkeliling, baru 5 orang yang mendapat Jakun nya, sehingga waktu ditambah sekitar setengah jam.
Dan akhirnya, waktu habis, seluruh GEA berkumpul di Kantam. GEBOT yang belum mendapatkan Jakunnya sampai waktu habis, disuruh maju ke depan dan berkumpul di depan. Lalu, GEA yang memegang Jakun mereka mengangkat Jakun mereka dan mereka menyebar kembali. Sama seperti sebelumnya, mereka diberi tugas didepan GEA yang sudah berkumpul di Kantam, ada yang disuruh membuat puisi, ada yang push up, ada yang harus membuat sebuah janji pada pacarnya, ada juga yang harus menyanyi dangdut dan berjoget.

Setelah selesai seluruhnya, terakhir adalah sebuah acara tambahan yang diluar rencana, tetapi merupakan sesi yang cukup mencengangkan. Sambutan terakhir, sharing dari GEA88. Menyempatkan datang untuk mengetahui seperti apakah GEA saat ini, berbagi mengenai Jaket Kuning di zaman mereka, sharing mengenai Diksar yang dilakukan selama 19 hari, sharing seperti apakah GEA pada zaman mereka. Dan semakin mereka sharing, semakin kita tahu, bahwa GEA tidak sekedar GEA. GEA adalah keluarga. Satu Jaket Kuning.

Geohumanism: Pemetaan Hidrogeologi Desa Gn Masigit Padalarang

Minggu, 10 Januari 2010, tak kurang dari 85 warga Gn Desa Masigit antusias datang pada acara seminar bertajuk “Air Tanah Untuk Padalarang”. Seminar tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Geohumanism yang dipimpin oleh Dhani Triamindo (GEA 06). Dibuka pada pukul 13.30 waktu setempat, Dhani dalam sambutannya sebagai ketua acara mengemukakan bahwa acara ini bagian dari pengabdian masyarakat yang terselenggara atas kerja sama antara mahasiswa dan dosen Program Studi Teknik Geologi.
Image and video hosting by TinyPic
Pak Budi Brahmantyo hadir sebagai pembicara utama. Topik yang beliau sampaikan adalah pengenalan air tanah dan karst. Warga nampak senang diperlihatkan Pak Budi beberapa keajaiban morfologi bentukan pelarutan batugamping yang ada di sekitar Padalarang. Warga juga disadarkan Pak Budi betapa pentingnya menjaga karst-karst tersebut dari pertambangan tak bertanggung jawab karena perannya yang penting dalam siklus hidrogeologi.

Read more »

Pengenalan Teknik Geologi di SMA Negeri 3 Bandung

Sabtu, 18 Desember 2009, di SMA Negeri 3 Bandung. Saat itu sebuah acara besar diadakan di sekolah ini berjudul “SPIRIT 2010 : Lajur Misi”, kurang lebih di dalamnya semacam pengenalan terhadap bidang ilmu yang bisa ditempuh saat tiba di masa perkuliahan, dimana di dalamnya termasuk juga jurusan Teknik Geologi dari ITB. Untuk itu para GEA berperan dalam mengenalkan jurusan Teknik Geologi serta menjaga stand yang telah disediakan panitia.

Para siswa dilayani dengan baik oleh GEA. Mereka ditanya beberapa pertanyaan seputar geologi, barulah para GEA memberikan penjelasan mengenai geologi. GEA juga memperkenalkan ilmu-ilmu cabang geologi serta prospek geologi yang mungkin menarik minat siswa. Salah satu cara kami dalam memperkenalkan geologi adalah dengan memperlihatkan dan memperkenalkan alat-alat yang dimiliki oleh geologis ketika ke lapangan, seperti kompas geologi dan palu geologi, contoh-contoh batuan yang ada di lapangan, contoh peta geologi yang akan dibuat oleh para geologis. Total 100 lembar pamflet yang GEA sediakan habis diminta dan dibagikan kepada siswa. Dari daftar pengunjung stand teknik geologi, tercatat 37 orang mengisi daftar pengunjung stand.

presentasi

Presentasi dilakukan dengan baik oleh GEA dengan GEA Taufik N sebagai pembicara, dan hampir semua kursi di ruang seminar 2 diisi oleh siswa. Presentasi ditanggapi oleh para siswa dengan melemparkan pertanyaan. Pertanyaan pertama yang ditanyakan adalah mengenai perbedaan geologi, geofisika, pertambangan, dkk nya? Jawaban tersebut dijawab oleh pembicara bahwa geologi lebih kepada bidang eksplorasinya, sedangkan geofisika merupakan tools dari geologi dalam eksplorasi, untuk pertambangan bergerak di bidang eksploitasinya. Dikarenakan waktu telah habis, hanya diberkan tenggat 15 menit, maka pertanyaan yang terlontar hanya sedikit. Setelah itu, kami kembali ke stand dan mulai melayani para siswa yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai bidang geologi ini. Sekitar pukul 3 sore, kami bebenah stand dan kembali ke himpunan.

presentasi

GEA’08 : Welcome Fellas!

Terhitung mulai hari Minggu, 6 Desember 2009, keluarga besar GEA memiliki anggota-anggota keluarga baru. Telah dilantik 80 orang mahasiswa Teknik Geologi 2008 sebagai anggota baru biasa HMTG GEA ITB di Kompleks Perkemahan CIC (Ciwangun Indah Camp)-Sukawana Lembang, pada sekitar pukul 06.00 pagi. Pelantikan oleh ketua himpunan juga disaksikan langsung oleh dosen-dosen dari program studi Teknik Geologi. Pak Nurcahyo Indro Basuki, sebagai salah satu perwakilan dosen juga sedikit banyak menyampaikan pesannya, terutama bahwa acara ini menjadi awal dari hasil kerjasama yang baik yang ke depannya harus semakin dibangun.

Lebih dari itu, semoga kawan-kawan baru bisa berkontribusi banyak dan menjadikan GEA selalu menjadi lebih baik. Welcome Fellas!

Call for Student’s Paper : IPA 2010

IPA CONVENTION & EXHIBITION ke 34 segera diadakan pada tanggal 18-20 Mei 2010 di JCC. Kini saatnya lagi kita berpartisipasi lagi dalam ajang ini, setelah tahun ini semua kategori mahasiswa dimenangkan dari GEA (Putri Riadini, untuk the best poster, dan Ambaria dkk untuk the best paper).

Masukkan abstrak kita dengan mengikutsertakan poin-poin berikut :
- Judul Paper
- Nama penulis, Universitas, Alamat, Telepon, email
- Nama penulis yang akan membawakan paper
- Jenis presentasi : oral / poster / keduanya
- Tuliskan apabila paper berhubungan dengan tugas akhir / program internship ataupun ekspedisi
- Tuliskan nama pembimbing (dosen)
Dalam bahasa Inggris, minimal 300 kata. Untuk informasi lebih lanjut, buka halaman ini :
http://www.ipa.or.id/34th-Convention/

Kita semua pastinya berharp banyak anak GEA yang bakal beraksi di ajang ini…Selamat berkarya!

7 GEA hadir di SEG-MGEI Gold Deposit Workshop di UGM, Yogyakarta

“Setelah GSC selanjutnya, piala itu kan berlabuh di himpunan GEA”, kata GEA. “Tapi kita tak kan datang jauh-jauh ke Bandung sebagai pengantar piala ini”, sahut HMTG UGM. “Well, let’s see…”, tantang GEA

Rabu, 7 Oktober 2009, 7 orang GEA (Aurio Erdi, Resti Samyati, Eko Suwarno, Dewi Prihatini, Hardika Nugraha, Wildan Mussofan, Albert Julian Gurning)berangkat dari Stasiun Kiara Condong naik kereta api ekonomi pada jam 20.30 menuju ke arah Jogja. Di hari-hari sebelumnya, 7 orang ini memadatkan jadwal praktikumnya, agar di hari Kamis dan Jumatnya bisa tenang menghadiri sebuah acara yang digelar di Gedung TU Fakultas Teknik UGM. Tak heran, jika wajah-wajah mereka ketika di kereta  begitu kusam, kucel, kelelahan setelah berurusan dengan tugas dan praktikum yang padat.

Kamis pagi, 06.10 waktu setempat, mereka tiba di Jogja, bermodalkan gambar print screen dari Google Earth, mereka menuju ke Hotel Terban, di jalan C. Simanjuntak, Jogjakarta. Selain dekat dengan UGM, harga sewa per malamnya yang di bawah Rp 30.000 menjadi alasan bagi mereka tuk menginap di sana.

Pukul 8.45, akhirnya sampai di Gedung yang dimaksud, walau sempat tersesat di UGM yang lumayan luas. Telat 15 menit dari jadwal, mereka bergegas registrasi dan duduk di kursi yang telah disediakan. Di akhir acara, banyak dari GEA yang berkenalan, beramah tamah dengan HMTG Teknik Geologi UGM. Dan GEA pun diantar pulang Hotel Terban oleh mereka.

Dari kiri ke kanan, Aurio Erdi, Resti Samyati, Craig Hart, Hardika Nugraha, Dewi Prihatini, dan Albert Julian G (2 GEA lainny sedang beli tiket pulan!)

Dari kiri ke kanan, Aurio Erdi, Resti Samyati, Craig Hart, Hardika Nugraha, Dewi Prihatini, dan Albert Julian G (2 GEA lainnya sedang beli tiket pulang!)

Acara di Gold Deposit Workshop ini berlangsung selama 2 hari. 7 GEA nampak antusias menghadiri acara ini, walau seringkali tampak dari raut wajauhnya kerutan kening, tanda tak paham. Maklumlah, selain kendala bahasa inggris, GEA-GEA yang berangkat adalah GEA 2007 yang baru saja mendapat mata kuliah Endapan Mineral pada semester ini (materi terakhirnya baru Pegmatit).

Tak bisa dipungkiri, bukan hanya Gold Deposit saja ilmu yang mereka dapat. HMTG Teknik Geologi UGM banyak menginspirasi mereka. Walau sama-sama berada di tingkat 3, nampaknya pengalaman dan pengetahuan mereka tentang geologi sedikit lebih banyak dari pada GEA. Tersadar akan hal ini, 7 GEA tersebut bersemangat tuk belajar jauh lebih keras, agar dapat mengharumkan nama GEA dan ITB. Lebih-lebih bila melihat piala bergilir GSC yang dipajang rapi bersama piala-piala lain yang ukurannya lebih kecil dari piala GSC.

Piala bergilir GSC, semangat Brur, tahun depan, milik kita!

Piala bergilir GSC, semangat Brur, tahun depan, milik kita!

Malam di hari yang sama, peserta telah mendaftar SEG Student Member diajak untuk mentoring di restoran Pondok cabe yang dekat dengan Hotel Terban tempat mereka menginap. 7 orang GEA yang telah formulir registrasi Student Member SEG kompak menghadiri jamuan makan malam tersebut. Selain berdiskusi dengan Steve Garwin (pengisi materi tentang Porphiry Au Deposits) mengenai materi yang tadi ia sampaikan, ada juga diskusi tentang membangun SEG Student Chapter (semoga saja bisa segera terlaksana, walau sebenarnya ada kendala di Faculty Advisory). GEA yang lain juga menyempatkan ngobrol dengan rekan lamanya di SMA dan ada juga GEA yang masih berbincang ramah dengan salah seorang HMTG UGM.

Tak terasa, tiba-tiba sudah hari Sabtu, 7 GEA harus balik ke Bandung untuk segera menyelesaikan tugas-tugas mereka yang tertunda. Maaf, belum bisa cerita banyak tentang Gold Depositnya, tapi sesegera mungkin, mereka akan mempresentasikan apa yang mereka dapat (baca: paham) di Workshop kemarin. Banyak kenangan, banyak cerita dari Jogja. Tak hanya tentang Gold Deposits, di angkringan bersama HTMG UGM sambil ngopi joss, jalan miring karena hati tak lurus (katanya!) ketika mencoba berjalan di antara dua pohon besar di alun-alun selatan Jogja, inggris super kacau ketika ngobrol dengan Pak Steve, cinta lokasi GEA wati dengan HMTG UGM wan akibat dibonceng pulang dan karena sering ngobrol berdua, bersepeda tua berangkat ke UGM (freak, dilihatin orang satu fakultas! Harusnya lepas jakun dulu…), jalan-jalan di Malioboro, dan masih banyak kejadian lainnya mewarnai indahnya cerita mereka di Jogja kemarin. Sampai jumpa Jogja!!

Bersepeda keliling Jogja, selain mereka gunakan untuk beli oleh-oleh, sepeda ini juga yang mengantar mereka tiba di kampus teknik UGM

Bersepeda keliling Jogja, selain mereka gunakan untuk beli oleh-oleh, sepeda ini juga yang mengantar mereka tiba di kampus teknik UGM

 

March 2010
M T W T F S S
« Jan    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031