<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Suara GEA &#187; Lapangan</title>
	<atom:link href="http://suaragea.com/category/gea/lapangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://suaragea.com</link>
	<description>We are GEA. We Talk about Earth.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 May 2010 05:44:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pelayaran Kebangsaan Ilmuwan Muda (PKIM) 2010</title>
		<link>http://suaragea.com/2010/05/15/pelayaran-kebangsaan-ilmuwan-muda-pkim-2010/</link>
		<comments>http://suaragea.com/2010/05/15/pelayaran-kebangsaan-ilmuwan-muda-pkim-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 May 2010 09:50:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brenda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Geologi]]></category>
		<category><![CDATA[Lapangan]]></category>
		<category><![CDATA[Share the Story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suaragea.com/?p=373</guid>
		<description><![CDATA[Beruntung dan gembira, itulah perasaan yang saya rasakan ketika mendapat kabar bahwa saya berkesempatan untuk ikut dalam Pelayaran Kebangsaan Ilmuwan Muda (PKIM) 2010. Kegiatan ini diadakan atas prakarsa LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional.
April 2010 lalu, saya (Brenda GL’07) dan Kevin (GL’05) berkesempatan untuk turut serta dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beruntung dan gembira, itulah perasaan yang saya rasakan ketika mendapat kabar bahwa saya berkesempatan untuk ikut dalam Pelayaran Kebangsaan Ilmuwan Muda (PKIM) 2010. Kegiatan ini diadakan atas prakarsa LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional.</p>
<p>April 2010 lalu, saya (Brenda GL’07) dan Kevin (GL’05) berkesempatan untuk turut serta dalam kapal riset Baruna Jaya VIII untuk melakukan penelitian kondisi perairan di sekitar Bangka Belitung. Kepala Pusat Penelitian Oseanografi (P2O) LIPI, Suharsono, menambahkan bahwa para peserta terdiri atas peneliti dari kalangan dosen muda dan mahasiswa tingkat akhir yang melakukan tugas akhir. Mereka berasal dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro, Universitas Syah Kuala, Universitas Patimura, Universitas Hasanuddin, Universitas Mulawarman, dan sejumlah perguruan tinggi lainnya.</p>
<p>Peserta PKIM terbagi dalam 2 kelompok besar yaitu kelompok biologi dan oseanografi. Saya dan Kevin tergabung dalam kelompok oseanografi. Kelompok pertama yaitu biologi berangkat dari Muara Baru, Jakarta, menuju daerah penelitian dengan berlayar menggunakan Baruna Jaya VIII pada tgl 4 April 2010 setelah mendapat pengayaan materi di Jakarta. Sedangkan kelompok oseanografi, berangkat dari Jakarta menggunakan pesawat terbang pada tanggal 8 April 2010. Sesampainya di Pulau Belitung, kami diajak berkunjung ke salah satu lokasi syuting film Laskar Pelangi, yaitu di Pantai Tanjung Tinggi. Kami disambut oleh hamparan pasir pantai yang putih, deburan ombak yang menghantam pantai, serta ciri khas pantai ini, yaitu bongkahan-bongkahan batuan granit beraneka ukuran yang terhampar luas di sekitar pantai. Setelah puas mengambil gambar, kami kemudian diantar menuju rumah dari Bu Muslimah, tokoh panutan dalam serial Laskar Pelangi sebelum ke penginapan kami di Hotel Martani, Belitong.</p>
<p><a href="http://suaragea.com/wp-content/uploads/2010/05/P1080350_crop1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-379" src="http://suaragea.com/wp-content/uploads/2010/05/P1080350_crop1-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Setelah mendapatkan pengayaan materi tentang apa yang akan dilakukan kelompok kami, keesokan harinya kami berangkat menuju dermaga pelepasan Baruna Jaya VIII. Kelompok biologi telah tiba sehari sebelumnya dan setelah menyelesaikan laporan penelitian mereka, mereka akan diterbangkan pulang ke Jakarta dengan menggunakan pesawat karena kapal Baruna Jaya VIII akan kami gunakan. Pada acara pelepasan yang dihadiri pejabat LIPI, DIKTI, Wakil Gubernur Prov. Babel, dan segenap tokoh masyarakat, hadir pula para pemeran di film Laskar Pelangi. Sebut saja Ical, Lintang, Harun, dan kawan-kawan lain.</p>
<p>Kemudian dimulailah hari pertama pelayaran. Kami mendapat arahan keselamatan dan kegiatan selama pelayaran. Tiga jam setelah berlayar, kami pun tiba di stasiun pertama. Kelompok Geologi dibimbing oleh Bapak Helfinalis, peneliti Geologi Laut dari P2O LIPI. Tim-tim lain juga mendapat pembimbing lain sesuai bidang keahlian masing-masing. Sedikit gambaran tentang apa saja yang dilakukan semua tim peneliti dengan latar yang berbeda. Setelah kami tiba di stasiun tertentu, semua tim akan mengambil posisinya di atas kapal. Sebuah alat yang dinamakan CTD akan diturunkan ke bawah laut untuk mengambil data salinitas, arah arus, temperatur, dan juga pengambilan sampel air laut pada kedalaman yang berbeda. Begitu alat ini dinaikkan, semua tim pun berbagi jatah. Tim logam berat, kimia hara, biologi, dan juga geologi mengambil contoh air dari berbagai kedalaman untuk dianalisis. Setelah CTD selesai digunakan, giliran tim plankton yang menurunkan jaring plankton Kitahara untuk pengambilan sampel plankton. Terakhir, giliran tim geologi kembali bekerja menggunakan <em>gravity </em><em>core</em> untuk mengambil contoh sampel sedimen laut. Semua pekerjaan ini harus dilakukan sesuai urutan yang telah ditetapkan agar tidak ter jadi kontaminasi pada sampel. Contohnya, jika <em>gravity core</em> dilakukan terlebih dahulu sebelum CTD dan Kitahara, tentu saja air sekitar akan menjadi keruh dan mengkontaminasi sampel lainnya. Seperti biasa, <em>core</em> tersebut lalu dideskripsi untuk keperluan rekonstruksi bawah laut. Adapun analisis TSS (<em>Total Suspended Solid</em>) akan dilakukan setibanya di Jakarta di Lab Geologi Laut P20 LIPI.</p>
<p>Selama di kapal, kami belajar banyak hal yang sebelumnya belum kami ketahui. Misalnya apa saja yang dilakukan ahli geologi kelautan dan juga bagaimana ilmu geologi yang kami punya dapat membantu bidang keilmuan lain seperti biologi, fisika, plankton, kimia hara, dan kimia logam memahami kondisi perairan sekitar dan juga bagaimana kami menggunakan data yang mereka peroleh untuk mendukung analisis geologi yang kami buat. Misalnya, ketika terjadi perubahan arus laut atau kecepatan yang didapat oleh kelompok fisika, sebagai geologis maka kami akan diminta memberikan gambaran batimetri bawah laut untuk menjelaskan penyebab dari perubahan tersebut. Begitu juga dengan kelompok plankton ketika mendapat adanya kelimpahan plank ton yang tidak biasanya, maka mereka akan meminta masukan dari kelompok fisika dan geologi. Sebaliknya untuk geologi, kami dapat menggunakan data yang dimiliki oleh kelompok logam berat untuk membuat peta persebaran logam berat yang dibawa oleh sedimen dari daratan hasil pertambangan.</p>
<p>Kegiatan pengambilan sampel dilakukan dari pagi sekitar pukul delapan hingga pukul sembilan malam dengan total stasiun setiap harinya antara 6-7 buah. Antara satu stasiun ke stasiun lainnya biasanya ditempuh dalam 2-3 jam. Di antara waktu itu, semua tim melakukan kegiatan masing-masing tim, mulai dari preparasi sampel oleh kelompok biologi dan plankton, maupun destilasi oleh kelompok kimia hara dan logam berat. Hanya kelompok geologi yang tidak melakukan preparasi pada saat itu. Tetapi ketika kelompok lain telah kembali ke dalam kapal yang <em>full </em>AC, kelompok geologi masih berada di luar (dengan cuaca panas menyengat) untuk menunggu pengambilan <em>core</em><em>,</em> mendeskripsi, dan membersihkan pipanya. Malam harinya, setelah stasiun terakhir telah selesai, kapal akan kembali mengitari rute yang dilalui sebelumnya untuk melakukan pengukuran batimetri multi sonar.</p>
<p><a href="http://suaragea.com/wp-content/uploads/2010/05/MG_92863.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-380" src="http://suaragea.com/wp-content/uploads/2010/05/MG_92863-300x237.jpg" alt="Tim Geologi PKIM 2010" width="300" height="237" /></a></p>
<p>Hidup bersama di kapal juga merupakan suatu pengalaman yang kami syukuri. Tidak pernah terbayang bahwa kami akan menghabiskan hampir 5 hari penuh berada di atas kapal. Semua kegiatan kami lakukan di atas kapal, mulai dari makan, minum, mandi, hingga tidur. Jangan dibayangkan bahwa kondisi Baruna Jaya VIII menakutkan. Sebaliknya, kapal ini sangat nyaman ditempati, bahkan seperti hotel berbintang. Kami dibagi ke dalam kelompok yang terdiri dari empat perserta dalam satu kamar tidur. Kapal ini juga dilengkapi kamar mandi berpemanas air, ruang dapur, ruang makan dengan makanan yang selalu tersedia setiap saat dalam jumlah yang sangat banyak, ruang rekreasi (biasa kami gunakan untuk mengerjakan laporan, berbincang, menonton film, mendengarkan musik, dan tentu saja tidur), serta laboratorium.  Setelah semua stasiun telah dijelajahi, tibalah saatnya kami untuk kembali keesokan harinya. Malam itu, kami semua diminta untuk bersenang-senang dan berkaraoke bersama di ruang makan. Keesokan harinya, kapal pun kembali berlabuh di Pelabuhan Perikanan Muara Baru Dermaga Barat, Jakarta Utara. Setibanya di Jakarta, kami pun dijemput bus yang disiapkan panitia dan diantar berkunjung ke P2O LIPI di daerah Ancol, Jakarta Utara. Dari sana, kami lalu diantar kembali ke hotel Bintang di Jalan Raden Saleh untuk menyelesaikan leporan penelitian sebelum kepulangan kami keesokan harinya.</p>
<p><strong>Profil </strong><strong>Singkat </strong><strong>B</strong><strong>aruna </strong><strong>J</strong><strong>aya</strong><strong> </strong><strong>VIII</strong></p>
<p><strong></strong> <strong> </strong>Baruna Jaya (BJ) VIII adalah sebuah kapal riset paling mutakhir dengan jenis <em>Multi Purpose Research Vessel</em> yang dimiliki oleh Indonesia. Kapal penelitian laut yang dibuat di Kota Bergen, Norwegia, ini dibuat tahun 1997-1998 dan mulai diluncurkan 24 Mei 1998. Kapal Baruna Jaya diserahterimakan kepada Oseanografi-LIPI pada 27 Agustus 1998. Kapal ini tiba di Jakarta tanggal 27 Oktober 1998 yang dinahkodai oleh Kapten Daniel Irham. Perjalanan antara Norwegia-Indonesia ditempuh dalam waktu 2 bulan penuh. BJ VIII dilengkapi dengan berbagai macam peralatan untuk penelitian di laut lepas, baik di luar (dek) maupun di dalam kapal. Di luar kapal terdapat peralatan antara lain berupa CTD, jaring Kitahara, <em>gravity core</em>, dan sebagainya. Sedangkan di dalam terdapat beberapa laboratorium seperti laboratorium biologi, mikrobiologi, dan kimia. Hanya para teknisi kapal handal yang diijinkan untuk mengoperasikan peralatan di kapal ini.</p>
<p>Kapal BJ VIII layaknya sebuah hotel berbintang di atas laut. Hal ini disebabkan oleh lengkapnya sarana dan prasarana yang ada di dalamnya. Kamar tidur dilengkapi dengan pendingin udara, <em>bunkbed</em>, lemari, dan wastafel. Kamar mandinya memiliki sistem pemanas air. Terdapat ruangan untuk mencuci pakaian yang memuat 4 mesin cuci dan pengering. Dapur dan ruang makan di tingkat atas juga selalu menyediakan sarapan, makan siang, santapan sore, makan malam, <em>supper</em>, dan hidangan malam setiap hari tanpa henti. Kualitas dan kuantitas masakan tidak perlu disangsikan lagi, lezat dan sangat banyak. Ruang harian dilengkapi dengan televisi layar lebar. Tentu saja seluruh ruangan di kapal ini dilengkapi dengan pendingin udara.</p>
<p style="text-align: center"><a href="http://suaragea.com/wp-content/uploads/2010/05/BJ8.jpg"><img class="size-full wp-image-374 aligncenter" src="http://suaragea.com/wp-content/uploads/2010/05/BJ8.jpg" alt="" width="130" height="103" /></a></p>
<p><strong>Nama Instruktur </strong><strong>d</strong><strong>an Kapten</strong><strong> Kapal</strong></p>
<p>1.  Irham Daniel-Kapten Kapal Riset Baruna Jaya VIII</p>
<p>2.  Drs. Helfinalis, M.Sc.-Instruktur bidang penelitian Geologi</p>
<p>3.  Ir. Tumpak Sidabutar, M.Sc.-Instruktur bidang penelitian Plankton</p>
<p>4.  Drs. Hadikusumah-Instruktur bidang penelitian Fisika</p>
<p>5.  Zainal Arifin, Ph.D.-Instruktur bidang penelitian Logam Berat</p>
<p>6.  Prof. Drs. Ruyitno Nuchsin, M.Sc.-Instruktur bidang penelitian Mikrobiologi</p>
<p>7.  Drs. Muswerry Muchtar, M.Sc. APU-Instruktur bidang penelitian Kimia Hara</p>
<p>Semoga pengalaman saya bisa menginspirasi kalian semua. Harapannya tentu tahun depan tetap ada peserta PKIM dari Teknik Geologi ITB. Dijamin, ini pengalaman yang sangat berharga dan tak terlupakan. Kapan lagi bisa mengaplikasikan ilmu di laut (secara selama ini kita di darat terus kerjanya), dapat teman baru, dan tentu naik kapal penelitian tercanggih di Indonesia. Jika ingin bertanya, kontak saja saya, Pak Bambang, atau Ibu Suryantini (beliau pernah ikut kegiatan ini). Terima kasih..</p>
<p>NB:</p>
<p>1. Foto dilihat di <em>facebook </em><a title="Foto PKIM 2010" href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=1199271&amp;id=1343970678#!/album.php?aid=61887&amp;id=1193758339" target="_blank">Brenda</a> atau <a title="Foto PKIM 2010" href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=1199271&amp;id=1343970678#!/album.php?aid=2058827&amp;id=1266875048" target="_blank">Kevin</a> saja ya <img src='http://suaragea.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>2. <em>Paper</em> hasil penelitian bisa minta ke Brenda kalau mau baca-baca</p>
<p><em>It&#8217;s also geologists&#8217; duty to explore and protect Indonesia&#8217;s sea</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suaragea.com/2010/05/15/pelayaran-kebangsaan-ilmuwan-muda-pkim-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rencana Field Trip Untuk Liburan Akhir Semester Ganjil</title>
		<link>http://suaragea.com/2009/09/01/rencana-field-trip-untuk-liburan-akhir-semester-ganjil/</link>
		<comments>http://suaragea.com/2009/09/01/rencana-field-trip-untuk-liburan-akhir-semester-ganjil/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2009 15:02:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rizky Amanda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[HTMG 'GEA' ITB]]></category>
		<category><![CDATA[Lapangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suaragea.com/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yg lalu GEA menghubungi Mas Andang untuk meminta saran field trip. Ini adalah jawaban Mas Andang.
Ada beberapa alternatif untuk Field Trip Sumatra yang mungkin bisa kalian paketkan untuk dibikin program proposal untuk dicarikan sponsornya, baik lewat AAPG SC, IPA, IAGI-HAGI, Ikatan Alumni, maupun dari Pemerintah Daerah (semuanya harus dicoba):
1. GnTua-Danau Toba-Medan: SynRift Sediment [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari yg lalu GEA menghubungi Mas Andang untuk meminta saran field trip. Ini adalah jawaban Mas Andang.</p>
<blockquote><p>Ada beberapa alternatif untuk Field Trip Sumatra yang mungkin bisa kalian paketkan untuk dibikin program proposal untuk dicarikan sponsornya, baik lewat AAPG SC, IPA, IAGI-HAGI, Ikatan Alumni, maupun dari Pemerintah Daerah (semuanya harus dicoba):</p>
<p>1. GnTua-Danau Toba-Medan: SynRift Sediment Field Trip<br />
2. Padang-Solok-SawahLunto: IntraMontana Basin Field Trip<br />
3. Medan-Bohorok: North Sumatra Petroleum System Field Trip<br />
4. Jambi-SawahLunto: Jambi Basin Fiedl Trip<br />
5. Palembang-MuaraDua: South Sumatra Petr System Field Trip<br />
6. Lampung-Liwa: Basement Reservoir &#8211; Synrift Deposit Field Trip.<br />
7. Bengkulu: Bengkulu Basin Field Trip<br />
8. Meulaboh: Meulaboh Basin Field Trip</p>
<p>Silakan dipilih.</p></blockquote>
<p>Rencananya field trip ini akan diadakan pada liburan akhir semester ganjil.</p>
<p>Mohon masukan dari semua GEA.<br />
<em>Ditunggu komentarnya, Brur.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suaragea.com/2009/09/01/rencana-field-trip-untuk-liburan-akhir-semester-ganjil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SURVEY CILETUH 3-6 June 09</title>
		<link>http://suaragea.com/2009/06/07/survey-ciletuh-3-6-june-09/</link>
		<comments>http://suaragea.com/2009/06/07/survey-ciletuh-3-6-june-09/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 07:50:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Yunus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[HTMG 'GEA' ITB]]></category>
		<category><![CDATA[Lapangan]]></category>
		<category><![CDATA[Share the Story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suaragea.com/?p=212</guid>
		<description><![CDATA[Redaksi:
Berikut adalah cerita Fikri &#8216;Padank&#8217; Yunus tentang survey ke Ciletuh untuk ekspedisi GEA bulan Agustus nanti. Ekspedisi ini merupakan kerjasama antara AAPG dan Divisi Keprofesian GEA (dalam hal ini subdivisi Geologi Lapangan yang paling punya acara).
Untuk para GEA, mungkin catatan harian Padank ini bisa dijadikan referensi sebelum berangkat bulan Agustus. Bacanya aja udah berasa seru. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><em><strong>Redaksi:</strong><br />
Berikut adalah cerita Fikri &#8216;Padank&#8217; Yunus tentang survey ke Ciletuh untuk ekspedisi GEA bulan Agustus nanti. Ekspedisi ini merupakan kerjasama antara AAPG dan Divisi Keprofesian GEA (dalam hal ini subdivisi Geologi Lapangan yang paling punya acara).</em></p>
<p><em>Untuk para GEA, mungkin catatan harian Padank ini bisa dijadikan referensi sebelum berangkat bulan </em><em>Agustus. Bacanya aja udah berasa seru. Yah, hitung-hitung teaser, lah yah <img src='http://suaragea.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
</em></p>
<p><em>Untuk Padank, makasih sudah mau berbagi <img src='http://suaragea.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </em></p>
<p style="text-align: center;"><em><img class="size-medium wp-image-227 aligncenter" title="02" src="http://suaragea.com/wp-content/uploads/2009/06/02-300x200.jpg" alt="02" width="300" height="200" /></em></p>
<p><em><br />
</em></p></blockquote>
<p><strong>Selasa (02/06/09)</strong>,<br />
Aldyth (Ketua Ekspedisi Ciletuh) bangun2 langsung inget kl Rabu ada survey Ciletuh. Tanpa mandi langsung ngeprint peta sama beli pil Kina (obat anti malaria). Siangnya langsung diadakan briefing singkat dibawah komando Bagas (Bastian Ganteng Sekali) si ketua AAPG di Klompe untuk membahas persiapan dan rute survey (termasuk transport). Langsung saja holosen (aka Aditya Prasetya) sebagai dan logistik  kaderisasi diangkat sebagai ketua logistik survey (<em>sekalian pelatihan bwt tar kaderisasi <img src='http://suaragea.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </em>) dan Ajat sebagai ketua lapangan. Awalnya terkendala masalah transport, harusnya si kotak (aka Manda GEA &#8216;07) ikut survey dan menyediakan transport. Namun sayang, tiba2 dia jatuh sakit (<em>cepet sembuh yaa man</em>) jadi gagal ikut survey. Lalu Aldyth memutuskan tetap berangkat dengan angkutan umum <img src='http://suaragea.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Sorenya langsung persiapin logistik (peta, kompas, palu, makanan, rokok, tenda, dan peralatan lapangan lainnya.) Sayang sore itu hujan, terpaksa holosen harus bekerja lembur sampai malam (<em>holosen emang dewa</em>). Awalnya ada 8 orang yang ikut survey (Aldyth, Roy, Padanx, Dipokuda, holosen, Ajat, Bagas dan Gofur), sayang Gofur harus ngerjain sedimen (<em>sayang sekali</em>), jadi yang berangkat cuma 7 orang.</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-226" title="01" src="http://suaragea.com/wp-content/uploads/2009/06/01-300x199.jpg" alt="01" width="300" height="199" /></p>
<p><strong>Rabu (03/06/09),</strong><br />
sesuai hasil briefing hari selasa, dputuskan kita berangkat jam 07.00WIB. Lagi2 ngaret karena gw ktiduran (<em>baru bangun jm setengah 7, hehehe sori boy</em>). Akhirnya berangkat jam8 pagi menuju Leuwi Panjang. Setiba di Leuwi Panjang langsung naik bus ke Sukabumi. Sampe di Sukabumi jam 13.00. Langsung disambung dgn bus ke Pelabuhan Ratu. Sampe di Pelabuhan Ratu jam 16.00.</p>
<p>Sayang sekali, setiba di Pelabuhan Ratu, Elf  ke Ciwaru sudah nggak ada lg (terakhir jm 15.00). Akhirnya istirahat dan makan dulu di Pelabuhan Ratu sekalian sewa angkot. Setelah dapet sewa angkot, langsung berangkat ke Desa Ciwaru (daerah Palangpang). <em>Buseeeet&#8230; jalannya jeleeeek bangeeeeettttt&#8230;. sampe bumper angkotnya hancur <img src='http://suaragea.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  Terpaksa kami melebihkan biaya sewa angkot bwt bantu2 biaya bnerin bumper angkot (kasian sopir angkotnya brur)</em>.<span id="more-212"></span></p>
<p>Jam 21.00 kami bertujuh sampe di Palangpang (<em>desa nelayan gitu</em>). Disana kami ketemu sama kang Andri (Anaknya Pak Saep). Lalu dia menawarkan kepada kami perahu ayahnya (Pak Saep) untuk nyebrang ke Cikepuh. Karena sudah malam dan gak mgkn naik perahu maka kami ditawarkan nginap dirumah kang Andri. Disana kami bertemu dengan Pak Saep <em>(dewa abiss)</em>. Lalu kami ngobrol2 sambil bakar2 ayam. Lalu Pak Saep menyarankan kepada kami rute-rute yang bagus untuk dilewati. Ternyata Pak Saep ngerti juga tentang batu-batu karena dia pernah jadi porter seorang Geologist.</p>
<p>Lalu kami briefing bentar bwt nentuin rute perjalan  besok (kamis 04/06/09). Setelah briefing, kami langsung istirahat dirumah Pak Saep. Walaupun rumahnya kecil kami tetap merasa nyaman walupun tidur dilantai (<em>kecuali gw, Aldyth, dan Ajat  tidur di kasur <img src='http://suaragea.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </em>).</p>
<p><strong>Kamis (04/06/09)</strong>,<br />
Kami Bangun Jam 07.00, lansung siap2, repacking, mandi, sarapan, dan terakhir pota poti dulu sama pak Saep. Jam 08.00 kami berngkat menuju sungai Cikepuh menggunakan perahu Pak Saep. Perjalanan memakan waktu 3 jam melewati laut disekitar pantai teluk Ciletuh. Sesampai di sungai Cikepuh, kami langsung menyusuri sungai dan ketemu singkapan-singkapan ofiollit (peridotit, basalt, dan serpentin) dan ada juga batupasir yang telah mengalami deformasi yang kuat (sesar dan lipatan). Saat menyusuri sungai, Bagas (Monsdan) sangat totos dan hampir memakan kami semua untuk ngedapetin energi lagi (<em>ampun bas!</em>).</p>
<p>Jam 13.00 kami istirahat di muara sungai cikepuh, ternyata disana ada nelayan yang lagi istirahat dan yang lagi menjaga pagang (alat jala ikan tradisional seperti tambak). Lalu kami minta dbikinin teh (dewa banget bruur teh nya) dan diambilin degan (kelapa muda). Langsung saja Bagas dengan kalap menyikat degan (<em>huahahaha mantap bgt mukanya pas makan degan</em>). Jam 14.00, kami baru jalan lagi menyusuri pantai. Ternyata peta dengan topografi yang datar tidak seindah bayangan <em>(siksaaaaa bruuur)</em>. Kami harus melawati karang2, bongkah2 batu, dan pantai pasir <em>(siksaaa)</em>. Yang paling siksa lagi adalah rasa haus yang nggak berhenti2 (karena panas dan udara pantai). Untung persediaan airminum kami banyak (total 24 botol aqua 1.5 liter) sesuai dengan nasehat Eril (GEA 97). Sepanjang pantai dari Cikepuh sampai Cikepek terlihat perubahan fasies dari batu pasir ke konglomerat.</p>
<p>Awalnya kami berencana ngecamp di Cibatununggul, berhubung udah kemalaman dan ombak udah pasang naik maka kami memutuskan ngecamp di Cikepek (deket Karangantu). Disana berasa punya pantai pribadi (<em>gak ada penduduk bruur, yang ada cuma biwak sama ular hehehe</em>). Sambil istirahat dan menikmati sunset kami tidur2an dulu di pasir pantai sebelum mendirikan tenda. Jam 18.00 kami mulai mendirikan tenda dan masak bwt makan malam. Setelah selesai makan malam (jam 19.30) kami mulai membasiii (<em>bukti foto2nya ada di Roy <img src='http://suaragea.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </em>) dengan tidur2an di pasir pantai menikmati indahnya bulan dan bintang serta suara ombak dan angin malam. Jam 21.00 kami mulai istirahat.</p>
<p><strong>Jumat (05/06/09),</strong><br />
Lagiii lagiii dan lagiii kesiangan. Parahnya lagi, anak2 bukannya masak buat sarapan, malah mandi2 dulu d pantai (<em>sakit jiwa</em>). Jam 08.00 baru mulai masak dan selesei sarapan jam 09.00. Jam 10.00 baru selesei packing (<em>sakiit jiwaaa</em>). Matahari udah mulai naik dan cuaca udah mulai panas gilaa. Lalu kami melingkar, briefing bentar dan berdoa.</p>
<p>Jam 10.30 kami mulai menyusuri pantai. Sepanjang pantai karang antu kami ketemu singkapan2 batupasir terdeformasi yang jenius <em>(dip nya sampe 89, lapisannya tegak bruur!)</em>. Jam 12.00 kami tiba di Legon Bedog. Di sana kami istirahat sambil menikmati nata de coco (<em>jeniuss bangeeet</em>). Jam 13.00 kami melanjutkan perjalanan lagi menuju Cipancur. Jalan menuju Cipancur nggak bisa lewat pantai karena karangnya terjal (di daerah Legon Pandan) jadi kami harus masuk hutan. Sayang jalan masuk hutannya gak ktemu. Lalu kami mencari warga yang biasanya memancing disana, namun tidak ada seorangpun yang mancing (<em>baru inget kalo hari jumat yang harusnya sholat jumat <img src='http://suaragea.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </em>). Lalu tiba-tiba kami melihat nelayan yang lagi nangkep ikan. Dengan gaya seperti orang terdampar kami memanggil2 si nelayan dan minta di anterin ke Cipancur. Nego2 dan deal, kami pun berangkat menuju Cipancur. Ternyata di sana susah buat menepi (berlabuh) karena banyak karang. Lalu kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Pulau Kunti.</p>
<p>Setiba di Pulau Kunti, kami mulai menyusuri pantainya dan ketemu singkapan lava bantal. Lalu jalan lagi dan ketemu mega breksi (<em>jeniiiuuuuuuuuuuussssssssss bruuuuuuuurrrrr&#8230;.like this deh pokoknya</em>). Kalau kata Kupat (Patria GEA &#8216;99) mega breksi aneka bahan. Fragmennya dari endapan laut (rijang, zeolit dll)  dalam sampai endapan delta (batupasir, batulempung, breksi dll). Fragmennya banyak bgt jenisnya, sampai pusing, mual, muntah deh melihatnya (<em>lebaaay deee</em>).</p>
<p>Jam 16.00 kami melanjutkan perjalanan k Palangpang dengan perahu Pak Saep&#8230;Setiba dirumah pak Saep kami langsung istirahat dan mandi. Lalu Pak Saep masak mie dan ikan tembang (ikan kecil2). Jam 19.00 kami makan malam, walaupun lauknya sederhana namun dengan suasana kekeluargaan (makan bareng2 dengan keluarga Pak Saep), kami melahap semua nasi dan lauk yang tersedia tanpa sisa (<em>kalap brur,hahaha</em>). Seperti biasa, kami ngobrol2 dulu dengan Pak Saep membahas perjalan buat ekspedisi bulan Agustus nanti. Disana Pak Saep banyak banget ngasih masukan2 (<em>Pak Saep emang dewaaa <img src='http://suaragea.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </em>). Lalu kami ngebahas rencana pulang ke Bandung. Lalu diputuskan, besok kita naik perahu ke Pelabuhan Ratu.</p>
<p>Jam 21.00 kami mulai istirahat. Kami semua sadar, walaupun Pak Saep nelayan yang notabenenya hidup pas2an tetapi dia masi mau berbagi dengan kami <em>(Applauss dulu buat Pak Saep)</em> sehingga kami bertekad untuk membalas jasa beliau ketika bulan Agustus nanti <em>(amiiin)</em>.</p>
<p><strong>Sabtu (06/06/09),</strong><br />
Jam 06.00 kami sudah bangun  (<em>tumben banget)</em> dan mulai persiapan pulang ke Bandung. Setelah sarapan dan siap2, jam 08.00 kami memulai perjalanan ke Pelabuhan Ratu dengan menggunakan perahu Pak Saep. Perjalanan memakan waktu sekitar 3 jam sampai ke Pelabuhan Ratu. Seperti biasa, dari Pelabuhan Ratu naik bus ke Sukabumi dan dari Sukabumi ke Bandung. Kami sampai di Leuwipanjang sekitar jam 18.00 lalu langsung ke kampus. Jam 18.30 kami sudah sampe di himpunan.</p>
<blockquote><p>Berikut beberapa foto pilihan redaksi yang mudah-mudahan bisa dinikmati, hehe..</p></blockquote>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-228 aligncenter" title="08" src="http://suaragea.com/wp-content/uploads/2009/06/08-300x200.jpg" alt="08" width="300" height="200" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-229 aligncenter" title="04" src="http://suaragea.com/wp-content/uploads/2009/06/04-300x200.jpg" alt="04" width="300" height="200" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-230 aligncenter" title="03" src="http://suaragea.com/wp-content/uploads/2009/06/03-300x200.jpg" alt="03" width="300" height="200" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-231 aligncenter" title="05" src="http://suaragea.com/wp-content/uploads/2009/06/05-300x200.jpg" alt="05" width="300" height="200" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-232 aligncenter" title="06" src="http://suaragea.com/wp-content/uploads/2009/06/06-300x200.jpg" alt="06" width="300" height="200" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-233 aligncenter" title="07" src="http://suaragea.com/wp-content/uploads/2009/06/07-300x200.jpg" alt="07" width="300" height="200" /></p>
<p style="text-align: center;">
<p>Segala Puji Bagi Allah SWT berkat rahmat dan perlindungan-Nya, kami sampai di Bandung dalam keadaan sehat dan selamat.</p>
<p><em>Special Thanx to Pak Saep yang banyak membantu kami dsana&#8230;</em></p>
<p><em>Dan salut buat Aldyth yang semangatnya paling likethis (two thumbsup)&#8230;</em></p>
<p><em>Salut juga buat Holosen (dewaaa abisss) yang menangani masalah logistik&#8230;</em></p>
<p><em>Hahaha&#8230;gpp kan Bat, Jat, Bas, Po kl salutnya buat tiga orang diatas&#8230; huahahaha&#8230;</em></p>
<p><strong>MAJU TERUS GEA DAN TERUS BERKARYA</strong></p>
<p><strong>GEA&#8230;GEA&#8230;GEA&#8230;..</strong></p>
<p>&#8212;</p>
<blockquote><p><em>Gimana GEA, seru banget kan? Jadi nggak sabar dong mau berekspedisi <img src='http://suaragea.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /><br />
Tunggu saja bulan Agustus <img src='http://suaragea.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  </em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suaragea.com/2009/06/07/survey-ciletuh-3-6-june-09/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Persiapan Ekskursi Sedimentologi</title>
		<link>http://suaragea.com/2009/05/29/praekskursi-sedimen/</link>
		<comments>http://suaragea.com/2009/05/29/praekskursi-sedimen/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 12:10:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nugraha Hardika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Lapangan]]></category>
		<category><![CDATA[Sedimentologi]]></category>
		<category><![CDATA[ekskursi]]></category>
		<category><![CDATA[jonggol]]></category>
		<category><![CDATA[peralatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suaragea.com/?p=156</guid>
		<description><![CDATA[Bagi-bagi catatan tadi pagi&#8230;
Ekskursi sedimentologi, tujuan ke Jonggol. Jadwal, Sabtu, 30 Mei 2009. Berangkat dari Kampus ITB jam 6 pagi. Di bawah ini ada catatan dari briefing Jumat siang.
Tujuan:

Latihan deskripsi singkapan

Menentukan koordinat lokasi dengan GPS
Mengukur kedudukan lapisan       denga kompas geologi
Mengamati singkapan:       litologi, lapisan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><em>Bagi-bagi catatan tadi pagi&#8230;</em></p></blockquote>
<p>Ekskursi sedimentologi, tujuan ke Jonggol. Jadwal, Sabtu, 30 Mei 2009. Berangkat dari Kampus ITB jam 6 pagi. Di bawah ini ada catatan dari briefing Jumat siang.<span id="more-156"></span></p>
<p style="margin: 0in 0in 0in 0.375in; font-weight: bold; font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Tujuan:</p>
<ol style="margin-left: 0.375in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; margin-top: 0in; margin-bottom: 0in; font-family: Calibri; font-size: 11pt;" type="1">
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Latihan deskripsi singkapan</span>
<ol style="margin-left: 0.375in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; margin-top: 0in; margin-bottom: 0in; font-family: Calibri; font-size: 11pt;" type="a">
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Menentukan koordinat lokasi dengan GPS</span></li>
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Mengukur kedudukan lapisan       denga kompas geologi</span></li>
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Mengamati singkapan:       litologi, lapisan, struktur sedimen, </span></li>
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Melakukan dokumentasi       dengan:</span></li>
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Foto singkapan</span></li>
</ol>
</li>
</ol>
<ol style="margin-left: 0.375in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; margin-top: 0in; margin-bottom: 0in; font-family: Calibri; font-size: 11pt;" type="1">
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Melakukan PPS (Pengukuran Penampang Stratigrafi)</span>
<ol style="margin-left: 0.375in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; margin-top: 0in; margin-bottom: 0in; font-family: Calibri; font-size: 11pt;" type="a">
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Mencatat data di lapangan</span>
<ol style="margin-left: 0.375in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; margin-top: 0in; margin-bottom: 0in; font-family: Calibri; font-size: 11pt;" type="i">
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Kedudukan lapisan</span></li>
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Azimuth</span></li>
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Lereng</span></li>
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Jarak terukur</span></li>
</ol>
</li>
</ol>
<ol style="margin-left: 0.375in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; margin-top: 0in; margin-bottom: 0in; font-family: Calibri; font-size: 11pt;" type="a">
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Memproses data di Bandung</span></li>
</ol>
</li>
</ol>
<p style="margin: 0in 0in 0in 0.75in; font-family: Calibri; font-size: 11pt;">
<p style="margin: 0in 0in 0in 0.75in; font-family: Calibri; font-size: 11pt;">
<p style="margin: 0in 0in 0in 0.375in; font-weight: bold; font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Peralatan:</p>
<ol style="margin-left: 0.375in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; margin-top: 0in; margin-bottom: 0in; font-family: Calibri; font-size: 11pt;" type="1">
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Pribadi</span>
<ol style="margin-left: 0.375in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; margin-top: 0in; margin-bottom: 0in; font-family: Calibri; font-size: 11pt;" type="a">
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Pakaian lapangan</span></li>
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Sepatu lapangan</span></li>
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Topi</span></li>
</ol>
</li>
</ol>
<ol style="margin-left: 0.375in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; margin-top: 0in; margin-bottom: 0in; font-family: Calibri; font-size: 11pt;" type="1">
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Kerja</span>
<ol style="margin-left: 0.375in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; margin-top: 0in; margin-bottom: 0in; font-family: Calibri; font-size: 11pt;" type="a">
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Kompas &amp; Palu</span></li>
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Pisau lipat</span></li>
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Lup</span></li>
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">HCl</span></li>
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">GPS</span></li>
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Busur derajat, penggaris</span></li>
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Buku catatan</span></li>
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Alat tulis, khususnya pensil       (H)</span></li>
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Karet penghapus</span></li>
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Obat P3K</span></li>
<li><span style="font-family: Calibri; font-size: 11pt;">Kamera Digital</span></li>
</ol>
</li>
</ol>
<p>Maaf, kalau kurang lengkap, mohon ditambahin. Semoga berguna!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suaragea.com/2009/05/29/praekskursi-sedimen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
