<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: ITB mengganas di Asia?</title>
	<atom:link href="http://suaragea.com/2009/05/27/itb-mengganas-di-asia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://suaragea.com/2009/05/27/itb-mengganas-di-asia/</link>
	<description>We are GEA. We Talk about Earth.</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jul 2010 09:47:21 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: kutupa</title>
		<link>http://suaragea.com/2009/05/27/itb-mengganas-di-asia/comment-page-1/#comment-1312</link>
		<dc:creator>kutupa</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 04:38:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://suaragea.com/?p=146#comment-1312</guid>
		<description>pengen ke ITB...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pengen ke ITB&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: agus</title>
		<link>http://suaragea.com/2009/05/27/itb-mengganas-di-asia/comment-page-1/#comment-638</link>
		<dc:creator>agus</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 04:19:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://suaragea.com/?p=146#comment-638</guid>
		<description>Dugaan Korupsi di Kemeneg PDT, Guru Besar ITB Ditahan    
Written by Redaksi Web     
Friday, 06 February 2009 11:10  
Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) Made Astawa Rai ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung). Astawa ditahan karena terlibat dugaan korupsi proyek fiktif di Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemenneg PDT).


Astawa yang menjabat Deputi Sumber Daya di Kemmeneg PDT ini terlihat dikawal oleh empat orang jaksa, keluar dari Gedung Bundar Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (5/2), pukul 18.35 WIB.
Astawa dan empat jaksa tadi kemudian masuk ke dalam mobil Kijang Innova satuan tugas khusus tindak pidana korupsi (tipikor). Dia dibawa ke rutan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.


Saat ditahan, Astawa yang mengenakan hem putih lengan pendek terlihat lelah. Maklum, dia diperiksa sejak pukul 09.00 WIB.


&quot;Terhitung hari ini tersangka Prof DR MAR telah ditahan selama 20 hari. Dia diduga kuat terlibat tipikor proyek penyiapan data dan informasi spasial sumber daya alam di 30 kabupaten daerah tertinggal dalam rangka pengembangan ekonomi lokal,&quot; ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Jasman Panjaitan.


Dugaan kerugian negara dalam kasus ini adalah Rp 4,4 miliar. Sementara uang yang masuk ke kantor Astawa, Jasman mengatakan mencapai Rp 400 juta.


Uang tersebut diterima langsung dari Pejabat Pembuat Komitmen Thomas Anjarwanto dan Ismanto Sulakmono dengan bukti pencairan dana berupa cek di BCA cabang Bidakara. Sedangkan peran Astawa dalam kasus ini sebagai kuasa pengguna anggaran.


&quot;Anggaran bisa turun berkat tanda tangan dia,&quot; ujar Jasman.


Sebelumnya, Kejagung sudah menetapkan tersangka lain dalam kasus ini, yaitu Deputi urusan teknologi Kemeneg PDT Sofyan Basri, Ketua Panitia Penerima dan Pemeriksaan Barang R. Surahman, dan Pelaksana PT XA International Imam Hidayat.


Tersangka lain yang sudah disidangkan Thomas Anjar dan Direktur PT Tunas Intercomindo Sejati Tri Marjoko.


DETIK &#124; GLOBAL &#124; Jakarta</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dugaan Korupsi di Kemeneg PDT, Guru Besar ITB Ditahan<br />
Written by Redaksi Web<br />
Friday, 06 February 2009 11:10<br />
Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) Made Astawa Rai ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung). Astawa ditahan karena terlibat dugaan korupsi proyek fiktif di Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemenneg PDT).</p>
<p>Astawa yang menjabat Deputi Sumber Daya di Kemmeneg PDT ini terlihat dikawal oleh empat orang jaksa, keluar dari Gedung Bundar Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (5/2), pukul 18.35 WIB.<br />
Astawa dan empat jaksa tadi kemudian masuk ke dalam mobil Kijang Innova satuan tugas khusus tindak pidana korupsi (tipikor). Dia dibawa ke rutan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.</p>
<p>Saat ditahan, Astawa yang mengenakan hem putih lengan pendek terlihat lelah. Maklum, dia diperiksa sejak pukul 09.00 WIB.</p>
<p>&#8220;Terhitung hari ini tersangka Prof DR MAR telah ditahan selama 20 hari. Dia diduga kuat terlibat tipikor proyek penyiapan data dan informasi spasial sumber daya alam di 30 kabupaten daerah tertinggal dalam rangka pengembangan ekonomi lokal,&#8221; ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Jasman Panjaitan.</p>
<p>Dugaan kerugian negara dalam kasus ini adalah Rp 4,4 miliar. Sementara uang yang masuk ke kantor Astawa, Jasman mengatakan mencapai Rp 400 juta.</p>
<p>Uang tersebut diterima langsung dari Pejabat Pembuat Komitmen Thomas Anjarwanto dan Ismanto Sulakmono dengan bukti pencairan dana berupa cek di BCA cabang Bidakara. Sedangkan peran Astawa dalam kasus ini sebagai kuasa pengguna anggaran.</p>
<p>&#8220;Anggaran bisa turun berkat tanda tangan dia,&#8221; ujar Jasman.</p>
<p>Sebelumnya, Kejagung sudah menetapkan tersangka lain dalam kasus ini, yaitu Deputi urusan teknologi Kemeneg PDT Sofyan Basri, Ketua Panitia Penerima dan Pemeriksaan Barang R. Surahman, dan Pelaksana PT XA International Imam Hidayat.</p>
<p>Tersangka lain yang sudah disidangkan Thomas Anjar dan Direktur PT Tunas Intercomindo Sejati Tri Marjoko.</p>
<p>DETIK | GLOBAL | Jakarta</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dayat</title>
		<link>http://suaragea.com/2009/05/27/itb-mengganas-di-asia/comment-page-1/#comment-491</link>
		<dc:creator>dayat</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 09:41:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://suaragea.com/?p=146#comment-491</guid>
		<description>jangan dibandingin, gak bakal nyambung. ITB Fokus dan selalu juara di Teknik, UGM selalu tertinggi di Ilmu2 Sosial, UI Fokus di Kedokteran. Udah ada jatahnya masing2.. Gak nyambung kalo ITB VS UGM atau ITB VS UI, kalo UI VS UGM mah masih lumayan nyambung..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jangan dibandingin, gak bakal nyambung. ITB Fokus dan selalu juara di Teknik, UGM selalu tertinggi di Ilmu2 Sosial, UI Fokus di Kedokteran. Udah ada jatahnya masing2.. Gak nyambung kalo ITB VS UGM atau ITB VS UI, kalo UI VS UGM mah masih lumayan nyambung..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nugraha Hardika</title>
		<link>http://suaragea.com/2009/05/27/itb-mengganas-di-asia/comment-page-1/#comment-118</link>
		<dc:creator>Nugraha Hardika</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2009 03:30:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://suaragea.com/?p=146#comment-118</guid>
		<description>@wildan
Judul tulisan di atas bukanlah pernyataan, perhatikan ada tanda tanya dibelakangnya, jadi kurang lebih dari judul di atas kita bertanya2, benarkah itb mengganas? Di peringkat umum ITB memang kalah, namun di 2 kategori engineering IT &amp; natural science ITB masih ganas... Silakan disimpulkan sendiri, apakah kita membaik atau tidak? Kampus lain sudah berbenah dgn berbagai cara spt yang tertulis di atas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@wildan<br />
Judul tulisan di atas bukanlah pernyataan, perhatikan ada tanda tanya dibelakangnya, jadi kurang lebih dari judul di atas kita bertanya2, benarkah itb mengganas? Di peringkat umum ITB memang kalah, namun di 2 kategori engineering IT &amp; natural science ITB masih ganas&#8230; Silakan disimpulkan sendiri, apakah kita membaik atau tidak? Kampus lain sudah berbenah dgn berbagai cara spt yang tertulis di atas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wildan</title>
		<link>http://suaragea.com/2009/05/27/itb-mengganas-di-asia/comment-page-1/#comment-83</link>
		<dc:creator>wildan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2009 22:05:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://suaragea.com/?p=146#comment-83</guid>
		<description>Salah judul mas Hardika.. Yang ada &quot;Peringkat ITB Turun di Asia!&quot;
Harus diakui dan harus menjadi bahan koreksi buat kita.

Padahal, Saya kira ITB punya Potensial Sumberdaya Manusia yang sangat besar.
Siswa Input ITB selalu gradenya di atas rata-rata (kita selalu no. 1 di Indonesia).
Saya juga ingat waktu kita di sambut di sabuga sbg mahasiswa baru waktu itu.
Grade rata2 siswa yang masuk ITB jauh melampaui univ lainnya.

Timbul Pertanyaan besar; 
Tapi bagaimana output-nya???
Dari fakta diatas, 
Bagaimana kok bisa kualitas penelitian kita, jumlah penelitian/paper yang dihasilkan, dsb... kalah? 
Nah loo, jadi kesalahan ada di mana-kah???
(Namun, tidak penting meributkan hal ini. Silahkan introspeksi masing-masing... Jadikan pelajaran dan ajang berbenah diri untuk ke depannya. Untuk almamater kita. Untuk ITB yg lebih baik)

Gimanapun Keadaanya;
Sebagai mahasiswa ITB kita tidak boleh diam!
Percayalah, kita hanya seperti &quot;Singa Ganas&quot; yang sedang tertidur.
Ayo Bangun! Dan kita rebut kembali kejayaan ITB!
Lakukan langkah nyata yg bisa kita lakukan.
1,2,3 GEA!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salah judul mas Hardika.. Yang ada &#8220;Peringkat ITB Turun di Asia!&#8221;<br />
Harus diakui dan harus menjadi bahan koreksi buat kita.</p>
<p>Padahal, Saya kira ITB punya Potensial Sumberdaya Manusia yang sangat besar.<br />
Siswa Input ITB selalu gradenya di atas rata-rata (kita selalu no. 1 di Indonesia).<br />
Saya juga ingat waktu kita di sambut di sabuga sbg mahasiswa baru waktu itu.<br />
Grade rata2 siswa yang masuk ITB jauh melampaui univ lainnya.</p>
<p>Timbul Pertanyaan besar;<br />
Tapi bagaimana output-nya???<br />
Dari fakta diatas,<br />
Bagaimana kok bisa kualitas penelitian kita, jumlah penelitian/paper yang dihasilkan, dsb&#8230; kalah?<br />
Nah loo, jadi kesalahan ada di mana-kah???<br />
(Namun, tidak penting meributkan hal ini. Silahkan introspeksi masing-masing&#8230; Jadikan pelajaran dan ajang berbenah diri untuk ke depannya. Untuk almamater kita. Untuk ITB yg lebih baik)</p>
<p>Gimanapun Keadaanya;<br />
Sebagai mahasiswa ITB kita tidak boleh diam!<br />
Percayalah, kita hanya seperti &#8220;Singa Ganas&#8221; yang sedang tertidur.<br />
Ayo Bangun! Dan kita rebut kembali kejayaan ITB!<br />
Lakukan langkah nyata yg bisa kita lakukan.<br />
1,2,3 GEA!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nugraha Hardika</title>
		<link>http://suaragea.com/2009/05/27/itb-mengganas-di-asia/comment-page-1/#comment-62</link>
		<dc:creator>Nugraha Hardika</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2009 16:22:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://suaragea.com/?p=146#comment-62</guid>
		<description>setuju... kalo sebulan menjelang deadline paper, semua beradu bikin abstrak. Dan baru setelah di approve, paper baru diproses. Bukannya yang ideal tu paper udah siap, baru kalau ada event, kita submit paper ya?

Akhir2 ini muncul wacana buat kredit sks bagi mahasiswa yang aktif nulis paper :D. Selain itu, mahasiswa yang aktif buat kegiatan seperti GEAHumanism, GEAPeduli, dll juga bisa nambah sks. Jelasnya belum paham sih. Mudah-mudahan bisa cepat terlaksana, biar kita SO mulu, atau main catur mulu :D.

Dan mudah2an itu bisa memacu temen2 GEA buat nulis ilmiah, salah satunya paper.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setuju&#8230; kalo sebulan menjelang deadline paper, semua beradu bikin abstrak. Dan baru setelah di approve, paper baru diproses. Bukannya yang ideal tu paper udah siap, baru kalau ada event, kita submit paper ya?</p>
<p>Akhir2 ini muncul wacana buat kredit sks bagi mahasiswa yang aktif nulis paper <img src='http://suaragea.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Selain itu, mahasiswa yang aktif buat kegiatan seperti GEAHumanism, GEAPeduli, dll juga bisa nambah sks. Jelasnya belum paham sih. Mudah-mudahan bisa cepat terlaksana, biar kita SO mulu, atau main catur mulu <img src='http://suaragea.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Dan mudah2an itu bisa memacu temen2 GEA buat nulis ilmiah, salah satunya paper.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: emberalloy</title>
		<link>http://suaragea.com/2009/05/27/itb-mengganas-di-asia/comment-page-1/#comment-59</link>
		<dc:creator>emberalloy</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2009 16:08:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://suaragea.com/?p=146#comment-59</guid>
		<description>Ada ide gimana cara surrounding ke anak-anak bwt selalu giat bikin paper? ^_^
Jangan harus nunggu event besar kek IPA ato PIT IAGi loh... iseng2 aja studi pustaka juga siapa tahu bisa dipake sewaktu -waktu..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ada ide gimana cara surrounding ke anak-anak bwt selalu giat bikin paper? ^_^<br />
Jangan harus nunggu event besar kek IPA ato PIT IAGi loh&#8230; iseng2 aja studi pustaka juga siapa tahu bisa dipake sewaktu -waktu..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
